Kamis, 10 Januari 2013

Manfaat Buah Pepaya



MANIS dan lembut, itulah mengapa buah pepaya dijuluki buah dari malaikat oleh penemu benua Amerika, Christopher Columbus. Buah yang tumbuh sepanjang tahun dengan daging buah berwarna jingga ini terkenal banyak dikonsumsi untuk melancarkan pencernaan.
Selain lezat, pepaya juga kaya akan enzim, vitamin, maupun mineral. Nutrisi di dalam buah bernama latin Carica Papaya ini antara lain antioksidan seperti beta karoten (vitamin A), vitamin C, vitamin B kompleks, flavonoid, asam folat dan pantotenat. Pepaya juga mengandung banyak mineral, kalium, magnesium, dan serat. Nutrisi-nutrisi ini membuat pepaya amat bermanfaat bagi kesehatan.
Konsentrasi tinggi karotenoid (provitamin A), vitamin C, dan E pada pepaya, misalnya, berperan sebagai antioksidan dalam tubuh. Senyawa ini mampu menyingkirkan radikal bebas penyebab kanker. Antioksidan juga bermanfaat mencegah oksidasi kolesterol yang sering menempel pada dinding arteri, sehingga menyebabkan hipertensi.
Sementara nutrisi dalam pepaya juga terbukti dapat meningkatkan kesehatan jantung (kardiovaskular) hingga mencegah kanker. Buah ini juga rendah gula, sehingga baik untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes.
Selain itu, kandungan enzim papain pada buah pepaya juga berkhasiat mempercepat proses pencernaan protein. Enzim ini mampu memecah protein menjadi arginin, dan menguraikan makanan menjadi berbagai macam protein atau asam amino, sehingga memudahkan penyerapannya oleh tubuh.
Selain tersebut di atas, masih banyak lagi manfaat lain dari buah tropis ini, antara lain:
a. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh,
b. Membantu sistem pencernaan dan mendukung produksi enzim pencernaan,
c. Merevitalisasi tubuh dan membantu mempertahankan energi dan vitalitas,
d. Mendorong pembaharuan jaringan otot,
e. Mempercepat penyembuhan luka pada kulit dan meredakan peradangan,
f.  Mencegah pembentukan penyakit katarak pada mata, dan
g. Menurunkan resiko emfisema pada perokok aktif dan perokok pasif.
Manfaat pepaya tidak hanya bisa kita dapatkan melalui buahnya saja, namun hampir dari seluruh bagian tanaman ini. Biji pepaya, misalnya, dianggap lebih menyehatkan dibanding buah pepaya sendiri. Konsentrasi bio nutrisi biji pepaya bahkan lebih tinggi dibanding buahnya.
Sementara dari daunnya, kita dapat mengambil sejumlah manfaatnya bagi kesehatan, antara lain:
1. sebagai obat jerawat
Masker dari daun pepaya dapat digunakan untuk menagtasi keluhan seperi jerawat pada wajah, hingga untuk menjaga kecantikan dan kesehatan kulit. Caranya, sediakan 2-3 lembar daun pepaya tua, lalu jemur dan lumatkan dengan setengah sendok air hingga halus. Masker kemudian dapat ditempelkan pada bagian wajah yang berjerawat.
2. menambah nafsu makan
Di balik rasanya yang pahit, daun pepaya memiliki manfaat untuk memperbaiki nafsu makan pada anak. Caranya, blender daun pepaya yang masih segar seukuran telapak tangan, dengan air hangat dan sedikit garam. Kemudian campuran tadi diperas dan disaring airnya untuk diminumkan. Niscaya nafsu makan anak Anda akan segera normal.
3. memperlancar pencernaan
Daun pepaya juga baik untuk usus dan mencegah gangguan pencernaan, yakni karena khasiat antibiotik senyawa karpain dalam pepaya. Caranya,  daun pepaya dapat diolah menjadi masakan sesuai selera dan kemudian dikonsumsi.
sumber suara merdeka Semoga bermanfaat..

Tanaman Obat; Khasiat Lada/merica (Piper nigrum L)



lada jg
Nama Umum : Lada atau merica
Nama Ilmiah : (Piper nigrum L.)
Familia : Piperaceae
Nama Daerah :
Lada (Aceh),Leudeu pedih ,mrico,mariyos,marico (Jawa),Sahang,lada,pedes (Sunga),sakang (Madura),sahang,sang (sasak),ngguru (flores),sahang masi (makasar),marica,marisano,rica palulu (Halmahera),rica tamelo,rica jawa (Maluku utara)

Morfologi Tanaman:
Tanaman lasa/merica tegolong tumbuhan merambat, daun jorong, batang berbuku buku,daun tinggal, buah bulir ,menempel pada pokok batang lain dengan akar temple.
Lada menghasilkan rempat rempah multiguna adalah rempah-rempah berwujud bijian yang dihasilkan oleh tumbuhan dengan nama sama. Lada sangat penting dalam komponen masakan dunia dan dikenal luas sebagai komoditi perdagangan penting di dunia Pada masa lampau harganya sangat tinggi sehingga menjadi salah satu pemicu penjelajahan orang Eropa ke Asia Timur untuk menguasai perdagangannya dan, dengan demikian, mengawali sejarah kolonisasi Afrika, Asia, dan Amerika.
lada kebun
Di Indonesia, lada terutama dihasilkan di Pulau Bangka. Lada disebut sahang dalam bahasa Melayu Lokal seperti bahasa Banjar, Melayu Belitung, Melayu Sambas, dan lain-lain.
Asal usul Merica/Lada sendiri diketahui berasal dari India Selatan
Kegunaan Merica/Lada
Kalau Sakit Kepala sering-seringlah makan sup. Boleh sup apa saja, seperti sup ayam atau sup krim jagung, asalkan panas dan pedas. Hidangan sup biasanya dibubuhi bumbu lada. Inilah rahasia penyembuhan sakit kepala Anda.
Lada mengandung zat kavisin yang membawa sifat pedas. Di dalam tubuh, senyawa-senaywa yang menjadi sumber rasa pedas akan bekerja meredam aktivitas otak saat menerima sinyal rasa sakit yang disalurkan dari sistem saraf. Sehingga beban rasa sakit yang tadinya tinggi jadi berkurang.
Merica digolongkan sebagai senyawa pembangkit birahi/ afrodisiak. Senyawa boron, calamene dan vacrol yang terdapat pada butiran buah lada dapat merangsang pengeluaran hormon androgen dan estrogen yang merupakan bekal utama pembangkit gairah seksual pada pria dan wanita.
Kandungan merica/lada sangat beragam termasuk juga berkhasiat mengatasi bau berkeringat yang kurang sedap, haid yang tidak teratur, panas dalam, rematik, asam urat, tulang keropos, sakit gigi, asma, hernia dan penyakit kulit seperti kurap, kadas dan eksim.
Lada sebagai Obat tradisional
Sakit kepala
Sediakan 5 gram lada, 5 butir cengkeh, 5 gram biji paa, dan 1 jari kayu manis. Cuci lalu keringkan. Tumbuk hingga menjadi bubuk. Seduh dengan air panas. Minum selagi hangat.
Asma/sesak napas
Ambil 10 butir lada, 8 lembar daun sirih. Haluskan, tambahkan 1 sendok teh minyak kayu putih. Aduk lalu oleskan pada tengkuk dan dada.
Frigiditas/tidak ada gairah seksual
Sediakan 5 gram lada, 1 sendok teh jinten, 5 gram pulasari, dan 15 gram jahe. Rebus dengan air secukupnya hingga mendidih. Kemudian saring. Tambahkan madu secukupnya. Minum selagi hangat.
Impotensi/Ejakulasi Dini
Sediakan 10 gram lada, 5 gram jahe, 15 gram biji kucai, 15 gram biji pare kering jahe, dan gula merah secukupnya. Rebus bahan dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Saring, lalu minum airnya.
Sumber :
Depkes RI
CBN

Manfaat Jinten Hitam (Biji dari Surga)



Memelihara Kesehatan Badan, Menyegarkan Tubuh dan Mencegah Penyakit
Seiring dengan berkembangnya zaman, pergerakan kehidupan yang serba cepat menyeret manusia ke dalam zaman yang serba instant dimana muncul tuntutan untuk mampu bekerja dengan waktu yang relatif singkat. Dalam keadaan tersebut, kesehatan sering terabaikan karena terjebak dalam gaya hidup yang tidak sehat. Bermacam – macam gaya hidup yang tidak sehat antara lain :
  1. Mengkonsumsi fast food yang berlebihan
  2. Kurang berolahraga
  3. Mengkonsumsi alkohol dan obat – obatan
  4. Kurang memperhatikan sanitasi dan hygiene
Beberapa hal diatas dapat menyebabkan berbagai macam penyakit antara lain : kolesterol, diabetes, hipertensi, kanker, dan infeksi. Hal ini dapat diperparah dengan keadaan lingkungan yang kurang bersih atau cuaca yang tidak bersahabat. Penyakit tersebut tidak hanya dapat terjadi pada individu dewasa namun dapat terjadi pula pada remaja atau anak – anak baik laki – laki maupun perempuan.
Untuk menghindari penyakit – penyakit tersebut, diperlukan kesadaran untuk menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat. Beberapa herbal dapat membantu dalam memelihara kesehatan seperti jinten hitam. Jinten hitam adalah tanaman yang berasal dari daerah Timur Tengah yang biasa digunakan adalah bijinya. Jinten hitam sudah terkenal di dunia dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit dan dikenal dengan nama ”Habbatus sauda” dengan kandungan zat aktif Thymoquinone.

Khasiat dan Mekanisme Kerja Jinten Hitam
Manfaat jinten hitam antara lain :
1. Immunomodulator
Jinten hitam dapat meningkatkan daya tahan tubuh sehingga tidak mudah terserang penyakit.
2. Antioxidants
Senyawa thymoquinone dalam jinten hitam mempunyai aktivitas antioksidan yang sangat kuat yang disebabkan karena aktivitasnya dalam menangkap radikal – radikal bebas tubuh (cytoprotective). Bahkan jinten hitam dapat menangkap radikal bebas yang dilepaskan ketika ada kerusakan lambung yang diakibatkan alcohol sehingga mencegah terjadinya  kerusakan mukosa lambung.
3.  Menormalkan gula darah dan kolesterol (LDL, trigliserida dan kolesterol total)
Jinten hitam dapat menormalkan fungsi homeostasis dan parameter darah (hematologi) seperti gula darah, LDL, trigliserida dan kolesterol total. Selain itu, jinten hitam dapat membersihkan darah dari racun / toxin berbahaya.
4.  Anti alergi
Jinten hitam mampu menghambat pelepasan histamin dari mast cell. Histamin adalah mediator alergi yang akan dilepaskan ketika terjadi alergi di dalam tubuh.
5.  Anti peradangan
Jinten hitam mampu menghambat enzim cyclooxygenase sehingga mediator nyeri dan peradangan seperti leukotriene dan prostaglandin tidak dapat terbentuk. Hal itu akan mengurangi terbentuknya radang dan rasa nyeri.
6.  Pengobatan COPD (Chronic Obstructive Pulmonary Disease)
COPD adalah salah satu penyakit kerusakan jaringan pada paru – paru. Jinten hitam mampu menghambat aktivitas neutrophil estalase yang mempunyai sifat destructive terutama pada jaringan paru – paru.
Referensi
  1. Salem K.L. Immunomodulatory and therapeutic properties of the Nigella sativa L. seed. Int Immunopharmacol. 2005 Dec;5(13-14):1749-70.
  2. Ali B.H, Blunden G. Pharmacological and toxicological properties of Nigella sativa. Phytother Res. 2003 Apr;17(4):299-305.
  3. Kanter M, Demir H, Karakaya C, Ozbek H. Gastroprotective activity of Nigella sativa L oil and its constituent, thymoquinone against acute alcholo-induced gastric mucosal injury in rats. World J Gastroenterol. 2005 Nov 14;11(42)6662-6.
  4. Zaoui A, et. Al. Effects of Nigella sativa fixed oil on blood homeostasis in rat. J Ethnopharmacol. 2002 Jan;79(1):23-6.
  5. Hawsawi Z, Basil A, Bamosa A. Effect of Nigella sativa (black seed) and Thymoquinone on Blood Glucose Levels. Ann Saudi Med. 2001. May-Jul;21(3-4):242-4.
  6. Dahari A.H, Chandio A.M, Rahoo a.A, Memon R.A. Effect of Nigella sativa on serum cholesterol of Albino Rats. J Ayub Med Coll Abbottabad. 2005 Apr-Jun;17(2):72-74.
  7. Kalus U, Pruss A, Bystron J, Jurecka M, Smekalova A, Lichius J.J, Kiesewetter H. Effect of Nigella sativa (Black Seed) in subjective feeling in patients with allergic diseases. Phytother Res. 2003 Dec; 17 (10)1209 – 14.
  8. Marsik P, Kokoska L, Landa P, Nepovim A, Soudek P, Vanek T. Inhibitory effects of thymol dan quinones of Nigella sativa seeds on cyclooxygenase-1-and-2-catalyzed prostaglandin E2 biosyntheses. Planta Med. 2005 Aug;71(8):739-42.
  9. Kacem R, Meraihi Z. Effects of essential oil extracted from Nigella sativa (L.) seeds and its main components on human neutrophil elastase activity. Yakugaku Zasshi 2006 Apr;126(4):301-5.

Khasiat Kencur




Kencur (Kaempferia galanga L.) adalah salah satu jenis tanaman obat yang masuk dalam suku temu-temuan (Zingiberaceae). Rimpang atau rizoma tanaman ini mengandung minyak atsiri dan alkaloid yang bermanfaat sebagai stimulan.
Nama lain dari kencur:
Malaysia : cekur
Thailan   : pro hom
Sunda     : cikur
Aceh        : ceuko
Madura   : Kencor
Bali           : Cekuh
Minahasa : Sukung
Ambon      : Asauli, umpa
Sumba       : Cekir
Pada mulanya kencur digunakan sebagai bahan obat-obatan namun seiring beranjaknya waktu, kencur juga digunakan dalam industri kosmetika, fitofarmaka, penyedap makanan, dan juga minuman kemasan.
Kencur merupakan temu kecil yang tumbuh subur di daerah dataran rendah atau pegunungan yang tanahnya gembur dan tidak terlalu banyak air. Jumlah helaian daun kencur tidak lebih dari 2-3 lembar dengan susunan berhadapan. Bunganya tersusun setengah duduk dengan mahkota bunga berjumlah antara 4 sampai 12 buah, bibir bunga berwara lembayung dengan warna putih lebih dominan.
Tumbuhan ini tumbuh baik pada musim penghujan. Kencur dapat ditanam dalam pot atau di kebun yang cukup sinar matahari, tidak terlalu basah dan di tempat terbuka.
Kencur merupakan terna (tumbuhan dengan batang lunak tidak berkayu atau hanya mengandung jaringan kayu sedikit sekali) kecil yang cocok ditanam di tanah yang relatif gembur dan tidak terlalu banyak air. Dia hidup di dataran rendah sampai sedang (50-600 m dpl) dengan suhu berkisar 26-30°C.
Daging buah berwarna putih dan kulit luarnya berwarna coklat. Selain ditanam di kebun, kencur juga dapat ditanam di dalam pot. Belakangan, selain ditanam di halaman sebagai apotek hidup sekaligus juga dimanfaatkan sebagai tanaman hias.

Kandungan dalam kencur
Bidang farmakologi melaporkan, rimpang atau rizoma kencur yang mempunyai aroma yang spesifik tersebut mengandung komposisi
  • Pati (4,14%)
  • Mineral (13,73%)
  • Minyak astiri (0,02%)
  • Berupa sineol
  • Asam metal kanil
  • Penta dekaan
  • Asam cinnamic
  • Ethyl aster
  • Asam sinamic
  • Borneol
  • Kamphene
  • Paraeumarin
  • Asam anisic
  • Alkaloid, dan
  • Gom

Ekstrak methanol dari tanaman ini menunjukkan aktivitas melawan Toxocara canis (sejenis cacing parasit penyebab penyakit toksokariasis) dan efektif melawan tiga spesies yang menyebabkan granulomatous amoebic encephalitis (penyakit sistem syaraf pusat) dan amoebic keratitis (bakteri yang menyebabkan infeksi di kornea mata).
Pada 1999 ekstrak rimpang juga menghalangi aktivitas virus Epstein-Barr. Riset lebih lanjut menunjukkan ekstrak rimpang secara efektif membunuh larva nyamuk Culex dan Aedes aegypti. Kelanjutan dari penemuan ini, sedang dilakukan riset terhadap kulit tikus untuk mendapatkan bahan yang tepat sebagai penolak serangga.

 Khasiat Kencur

Telah disebutkan sebelumnya bahwa kencur merupakan tanaman yang telah dikenal dalam khasanah tradisional masyarakat Indonesia. Sebagai bumbu dapur, urap dan karedok merupakan contoh masakan yang menggunakan kencur sebagai bumbu. Bahkan di Jawa Barat, batang berikut rimpang kencur muda lazim digunakan sebagai bahan urap.
Sedangkan sebagai tanaman obat, kencur juga dikenal sebagai obat radang lambung, radang anak telinga, influenza pada bayi, masuk angin, sakit kepala, batuk, diare, menghilangkan darah kotor, memperlancar haid, mata pegal, keseleo, dan menghilangkan lelah. Selanjutnya, sebagai jamu, masyarakat mengenalnya dengan nama beras kencur.
Berikut beberapa ramuan sederhana yang patut dicoba.
Obat batuk
Ambil beberapa buah kencur, kupas kulitnya, dan parut. Setelah itu, peras hasil parutannya dan ambil airnya dengan disaring hingga kira-kira mendapatkan 250 ml. Tambahkan sedikit madu dan bubuhkan beberapa tetes air jeruk nipis. Minum 3 kali sehari hingga batuk menghilang. Resep ini lebih diutamakan jika diminum saat penyakit belum parah.
Keseleo
Ambil 1 rimpang kencur dan beras yang sudah direndam air. Lumatkan kedua bahan dengan air secukupnya. Oleskan atau gosokkan pada bagian yang keseleo.
Beras kencur
Di kalangan masyarakat Jawa, dipadu dengan beras, kencur diolah menjadi minuman penyegar bernama beras kencur. Minuman ini juga digolongkan sebagai jamu karena konon memiliki khasiat meningkatkan nafsu makan dan menghilangkan pegal linu. Minuman ini banyak dijual di pasar tradisional dan penjaja jamu keliling. Belakangan, industri jamu telah mengemasnya dalam bentuk bubuk, konsentrat, maupun minuman penyegar dalam kemasan kotak.
Jika ingin membuat sendiri di rumah, caranya mudah. Siapkan beras dan kencur sesuai kebutuhan. Jika menginginkan rasa dan aroma yang berbeda, silakan tambahkan dengan bahan-bahan lain. Biasanya bahan-bahan lain yang dibubuhkan antara lain: biji kedawung, rimpang jahe, biji kapulogo, asam jawa, kayu keningar, kunyit, jeruk nipis, atau buah pala. Untuk pemanis, digunakan gula merah dicampur gula putih atau gula batu.
Cara pengolahan pada umum-nya tidak jauh berbeda. Mula-mula beras disangrai, selanjutnya ditumbuk sampai halus. Kencur diparut atau diblender. Kedua bahan ini kemudian dicampur, diperas, dan disaring, kemudian ditambah air matang sedikit demi sedikit. Sedangkan asam jawa dan gula merah masing-masing direbus sampai tercampur lalu disaring. Air asam jawa dan gula merah kemudian ditambahkan ke air campuran beras dan kencur sambil diaduk-aduk.
Untuk bahan-bahan lain yang ingin ditambahkan sesuai keinginan, juga ditumbuk sampai halus, ditambah air matang, dan diperas. Selanjutnya, tambahan rasa dan aroma dari bahan-bahan lain bisa dimasukkan sesuai komposisi racikan.
Radang Lambung
* Bahan: 2 rimpang kencur sebesar ibu jari.
* Cara membuat: kencur dikuliti sampai bersih dan dikunyah;
* Cara menggunakan: ditelan airnya, ampasnya dibuang, kemudian minum 1 gelas air putih, dan diulangi sampai sembuh.
Radang Anak Telinga
* Bahan: 2 rimpang kencur sebesar ibu jari dan ½ biji buah pala.
* Cara membuat: kedua bahan tersebut ditumbuk halus dan diberi 2 sendok air hangat;
* Cara menggunakan: dioleskan/dibobokkan di seputar hidung.
Influenza pada bayi
* Bahan: 1 rimpang kencur sebesar ibu jari dan 2 lembar daun kemukus (lada berekor/ Cubeb)
* Cara membuat : kedua bahan tersebut ditumbuk halus, kemudian ditambah beberapa sendok air hangat.
* Cara menggunakan: dioleskan/dibobokkan di seputar hidung.
Masuk Angin
* Bahan: 1 rimpang kencur sebesar ibu jari dan garam secukupnya.
* Cara membuat: kencur dikuliti bersih.
* Cara menggunakannya: kencur dimakan dengan garam secukupnya, kemudian minum 1 gelas air putih. Dapat dilakukan 2 kali sehari.
Sakit Kepala
* Bahan: 2-3 lembar daun kencur.
* Cara membuat: daun kencur ditumbuk sampai halus.
* Cara menggunakannya: dioleskan (sebagai kompres/pilis) pada dahi.
Diare
a. Bahan : 2 rimpang kencur sebesar ibu jari dan garam secukupnya.
* Cara membuat : kencur diparut, kemudian ditambah 1 cangkir air hangat, diperas dan disaring.
* Cara menggunakan : diolsekan pada perut sebagai bedak.
b. Bahan : 2 rimpang kencur sebesar ibu jari dan garam secukupnya.
* Cara membuat : kencur diparut, kemudian ditambah garam secukupnya.
* Cara menggunakan : dioleskan pada perut sebagai bedak.
Menghilangkan Darah Kotor
* Bahan : 4 rimpang kencur sebesar ibu jari, 2 lembar daun trengguli, 2 biji cengkeh kering, adas pulawaras secukupnya.
* Cara membuat : semua bahan tersebut direbus bersama dengan 1 liter air sampai mendidih kemudian disaring.
* Cara menggunakan : diminum 2 kali sehari secara teratur.
Memperlancar haid
* Bahan : 2 rimpang kencur sebesar ibu jari, 1 lembar daun trengguli, 1 biji buah cengkeh tua, adas pulawaras secukupnya.
* Cara membuat : kencur dicincang, kemudian dicampur dengan bahan lain dan direbus bersama dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas, kemudian disaring.
* Cara menggunakan : diminum sekali sehari 2 cangkir.
Mata Pegal
* Bahan : 1 potong rimpang
* Cara membuat : kencur dibelah menjadi 2 bagian.
* Cara menggunakan : permukaan yang masih basah dipakai untuk menggosok pelupuk mata.
Menghilangkan Lelah
* Bahan : 1 rimpang besar kencur, 2 sendok beras digoreng tanpa minyak (sangan) dan 1 biji cabai merah.
* Cara membuat : semua bahan tersebut direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring.
* Cara menggunakan : diminum sekaligus dan diulangi sampai sembuh. Untuk orang pria dapat ditambah dengan 1 potong lengkuas dan tepung lada secukupnya.
(berbagai sumber)
Ad Ad Ad

Ad